oleh

Green Cherry, Wajah Baru Restoran Treetop Labuan Bajo

-WisBud-828 views

RADARNTT, Labuan Bajo – Green Cherry, wajah baru Restauran yang dahulunya bernama Treetop Labuan Bajo yang beralamat di jalan Soekarno-Hatta Nomor 22, Kampung Tengah Labuan Bajo Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kepada media ini, melalui pesan WhatsApp, Selasa (25/5/2021) sore, Owner Green Cherry, Matheus Siagian mengatakan bahwa, perubahan itu terjadi seiring perubahan destinasi wisata Labuan Bajo menjadi destinasi wisata super premium.

“Kita mulai menggunakan nama Green Cherry pada hari ini (Selasa, 25/5/2021), kita sudah sah menggunakan nama itu,” tutur Matheus.

Setelah selama kurang lebih sepuluh tahun Treetop Restaurant telah menjadi bagian dari perjalanan wisata kota kecil di ujung barat pulau Flores ini. Kata dia, perubahan tersebut bukan serta merta menanggalkan jejak-jejak lama, tetapi melalui brand baru, seturut perubahan status destinasi wisata Labuan Bajo menjadi destinasi wisata super premium.

Owner muda berkelahiran Bandung 1984 itu mengatakan Green Cherry siap mengeluarkan menu-menu andalan baru yang siap memanjakan pengunjung.

“Untuk hal ini, kami, Green Cherry atau Treetop nama awalnya, bekerjasama dengan Trattoria. Sebuah perusahaan manajemen hospitality, akan meningkatkan kualitas produk dan layanannya. Melalui kerja sama ini standar kualitas produk dan layanan Green Cherry ditujukan untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan pangsa pasar masa depan Labuan Bajo, pariwisata super premium,” ungkap Pria yang pernah menyabet penghargaan Golden Circle Award dari AGODA pada Tahun 2019 itu.

Green Cherry siap mengusung konsep baru yang tentunya dipersiapkan untuk penikmat destinasi premium. Dia juga menegaskan restoran dan penginapan tetap ada, tambahnya lagi.

“Bersama Green Cherry kami mengusung konsep baru. Dalam beberapa bulan ke depan kami akan merenovasi. Kami juga akan menampilkan menu-menu baru sesuai dengan permintaan pasar pariwisata. Semuanya akan suitable dengan pangsa pasar yang hendak dibidik destinasi,“ ujar Owner yang pernah menjadi mentor acara food start up tahun 2020 lalu.

Lanjut ia mengatakan, setelah melewati proses tumbuh selama bertahun-tahun, sekarang waktunya untuk merambah dengan mencoba hal baru melalui Green Cherry.

“Pohon kami sudah tumbuh selama sepuluh tahun. Sekarang waktunya berbuah. Jadi sudah waktunya kami meningkatkan produk dan layanan. Kami ingin mempersiapkan diri menyongsong destinasi premium di Labuan Bajo,” tutur Matheus optimis.

Ia mengatakan bahwa usaha yang ia tekuni selama sepuluh tahun itu merupakan salah satu saksi perkembangan industri pariwisata di pusat kota Labuan Bajo. Kenangan wisatawan di sini tidak hilang.

“Pengalaman baru yang ditawarkannya akan terasa sesegar buah cherry,” tutur Matheus.

Ia berharap, semoga covid bisa cepat berakhir dan pariwisata mulai terbuka kembali.

“Luar biasa kemarin saya dengar garuda memberikan diskon 25 persen buat mereka yang mau berkunjung ke Labuan Bajo, semoga perusahaan penerbangan lainnya juga bisa berbuat demikian demi menghidupkan kembali denyut nadi pariwisata,” tutupnya. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan